Senyum Indonesia Untuk Dunia
Indonesia memang membanggakan untuk hal yang satu ini. Ayo semua pemimpin dan rakyat segera sadari kelebihan kita. Pariwisata jadi sektor yang patut diperhatikan untuk mendapatkan manfaat maksimal dari kelebihan kita yang satu ini. Dari pada berfokus pada semua kekurangan yang tidak membawa perubahan hanya dengan diperhatikan dan diratapi, lebih baik sisa energi kita gunakan buat membangun masa depan. Nah, apakah kelebihan Indonesia menurut Anda? Mari kita bahas lebih lanjut….
Media Swedia telah melakukan evaluasi data mengenai pelanggan layanan yang dilakukan si seluruh spektrum. Selain itu juga dari pameran oleh AB Bisnis di seluruh dunia di Swedia.
Tidak disangka oleh mereka bahwa Indonesia merupakan negara tertinggi dalam kategori tersenyum sebesar 98%. Selain itu juga Indonesia merupakan negara dengan ucapan salam yang paling tinggi sebesar 98%. Menyusul diperingkat kedua dalam kategori ucapan salam adalah Hongkong dengan persentase 98%. Maroko merupakan negara dengan persentase terendah di kategori ucapan salam dengan 48%.
Bagaimana mereka tidak tercengang? Swedia sendiri hanya berada di nomor 24 dalam daftar kategori tersenyum (77%) dan urutan ke 31 untuk ucapan salam (81%). Untuk akumulasi wilayah benua skor tertinggi dipegang oleh Australia dengan senyum sebesar 89% dan salam sebesar 92%. Sementara Benua ber-skor terendah adalah Afrika dengan senyum sebesar 61% dan ucapan salam sebesar 51%.
Selain itu juga ada kategori-kategori lain seperti layanan penjualan dimana diperingkat tertinggi adalah Pakistan (82%) dan terendah yaitu Finlandia (3%).
Nah, Indonesia… Terimalah kenyataan bahwa kita punya kelebihan signifikan dibanding negara lain. Kita harus berbangga dan menghargai. Kita harus yakin bahwa kita tidak akan mudah untuk dikecilkan atau diremehkan apabila kita percaya kita punya hal positif yang bisa dikembangkan. Bahkan dalam hal ini negara lain harus belajar dari Indonesia. Seiring dengan murah senyumnya bangsa Indonesia, semoga kedamaian dan persatuan terus terjalin selamanya dan akhirnya maju terus pariwisata Indonesia.
| Print article | This entry was posted by haryanto on 17 Mei 2009 at 09:06, and is filed under Sosial & Budaya. Follow any responses to this post through RSS 2.0. You can leave a response or trackback from your own site. |


about 2 years ago
senyum ku juga manis dan menggoda looohh…!!!!
about 2 years ago
sedikit meluruskan mungkin artinya begini,
orang Hongkong salam 98%, biar jualannya laku cepet (PO),
orang maroko gak suka salam 48%, karena sudah tau enakan pake SMS atau Face book,
orang Ausi tau apa yang dia seyumkan.
atau bisa juga surveynya bener, cuman sangking ramahnya di indo kalau liat mata orang kelamaan bisa report,
apalagi kalo ada yang lagi nongkrong malem2, kena lampu sorot motor atau mobil bisa ngoceh (padahal dah tau silau kenapa lampunya malah di pelototin?)
Nah dari situ quang wa jadi ragu, orang indo antara tersenyum atau tercengang, bisa juga karena bentuk gigi rata2 yang agak maju.