<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Silahkan Mampir Dulu Juragan &#187; filosofi</title>
	<atom:link href="http://simadugan.com/tag/filosofi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://simadugan.com</link>
	<description>Informasi Warisan Budaya Indonesia, Hiburan, Kord dan Lirik Lagu</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 Jun 2010 15:13:48 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>SEMAR &#8211; filosofi</title>
		<link>http://simadugan.com/2009/09/semar-filosofi/</link>
		<comments>http://simadugan.com/2009/09/semar-filosofi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Sep 2009 18:58:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suls</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial & Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[filosofi]]></category>
		<category><![CDATA[semar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://simadugan.com/2009/09/semar-filosofi/</guid>
		<description><![CDATA[Semar dalam bahasa Jawa (filosofi Jawa) disebut  Badranoyo
Bebrodo = Membangun sarana dari dasar
Noyo = Nayoko = Utusan mangrasul

Artinya : Mengembani sifat membangun dan melaksanakan perintah Allah untuk kesejahteraan manusia
Filosofi, Biologis Semar
Javanologi : Semar = Haseming samar-samar (Fenomena harafiah makna kehidupan Sang Penuntun). Semar tidak lelaki dan bukan perempuan, tangan kanannya keatas dan tangan kirinya]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semar dalam bahasa Jawa (filosofi Jawa) disebut  Badranoyo</p>
<p>Bebrodo = Membangun sarana dari dasar</p>
<p>Noyo = Nayoko = Utusan mangrasul</p>
<p><img src="http://images.sudarjanto.multiply.com/image/5/photos/237/600x600/19/soe-semar.jpg?et=RUvnOpiRD35SApl1by3akw&amp;nmid=103666471" alt="" /></p>
<p>Artinya : Mengembani sifat membangun dan melaksanakan perintah Allah untuk kesejahteraan manusia</p>
<p><strong>Filosofi, Biologis Semar</strong></p>
<p>Javanologi : Semar = Haseming samar-samar (Fenomena harafiah makna kehidupan Sang Penuntun). Semar tidak lelaki dan bukan perempuan, tangan kanannya keatas dan tangan kirinya kebelakang. Maknanya : &#8220;Sebagai pribadi tokoh semar hendak mengatakan simbol Sang Maha Tunggal&#8221;. Sedang tangan kirinya bermakna &#8220;berserah total dan mutlak serta selakigus simbul keilmuan yang netral namun simpatik&#8221;.</p>
<p><span id="more-275"></span></p>
<p>Domisili semar adalah sebagai lurah karangdempel / (karang = gersang) dempel = keteguhan jiwa. Rambut semar &#8220;kuncung&#8221; (jarwodoso/pribahasa jawa kuno) maknanya hendak mengatakan : akuning sang kuncung = sebagai kepribadian pelayan.</p>
<p>Semar sebagai pelayan mengejawantah melayani umat, tanpa pamrih, untuk melaksanakan ibadah amaliah sesuai dengan sabda Ilahi. Semar barjalan menghadap keatas maknanya : &#8220;dalam perjalanan anak manusia perwujudannya ia memberikan teladan agar selalu memandang keatas (sang Khaliq ) yang maha pengasih serta penyayang umat&#8221;. Kain semar Parangkusumorojo: perwujudan Dewonggowantah (untuk menuntun manusia) agar memayuhayuning bawono : mengadakan keadilan dan kebenaran di bumi.</p>
<p>Kebudayaan Jawa telah melahirkan religi dalam wujud kepercayaan terhadap Tuhan yang Maha Esa, yaitu adanya wujud tokoh wayang Semar, jauh sebelum masuknya kebudayaan Hindu, Budha dan Isalam di tanah Jawa.</p>
<p>Tokoh wayang Semar ternyata dipandang bukan sebagai fakta historis, tetapi lebih bersifat mitologi dan symbolis tentang KeEsa-an, yaitu: Suatu lambang dari pengejawantahan expresi, persepsi dan pengertian tentang Illahi yang menunjukkan pada konsepsi. Pengertian ini tidak lain hanyalah suatu bukti yang kuat bahwa orang Jawa sejak jaman Prasejarah adalah Relegius dan ber keTuhan-an yang Maha Esa.</p>
<p>Dari tokoh Semar wayang ini akan dapat dikupas ,dimengerti dan dihayati sampai dimana wujud religi yang telah dilahirkan oleh kebudayaan Jawa .</p>
<p>Gambar Wayang Semar kiranya merupakan simbol pengertian atau konsepsi dari aspek sifat Ilahi, yang kalau dibaca bunyinya :</p>
<p><span style="font-family: 'Tekton Pro Ext'; font-size: small;">Yang wayang itu hanyalah kulit </span></p>
<p><span style="font-family: 'Tekton Pro Ext'; font-size: small;">Yang kulit itu bukan Hakekat </span></p>
<p><span style="font-family: 'Tekton Pro Ext'; font-size: small;">Samasekali bukan , Ia </span></p>
<p><span style="font-family: 'Tekton Pro Ext'; font-size: small;">Hanyalah lambang dan sifat-sifat </span></p>
<p><span style="font-family: 'Tekton Pro Ext'; font-size: small;">Nama-nama dan aspeknya </span></p>
<p><span style="font-family: 'Tekton Pro Ext'; font-size: small;">Yang dalam lambang itu Maya </span></p>
<p><span style="font-family: 'Tekton Pro Ext'; font-size: small;">Dalam Maya ada Ia </span></p>
<p><span style="font-family: 'Tekton Pro Ext'; font-size: small;">Ia adalah yang Maha Wisesa, Wenang wening </span></p>
<p><span style="font-family: 'Tekton Pro Ext'; font-size: small;">Ia tak tampak tapi ada </span></p>
<p><span style="font-family: 'Tekton Pro Ext'; font-size: small;">Ada ini sebagai ada yang pertama </span></p>
<p><span style="font-family: 'Tekton Pro Ext'; font-size: small;">Dan tidak pernah tidak ada </span></p>
<p><span style="font-family: 'Tekton Pro Ext'; font-size: small;">Adanya adalah tunggal </span></p>
<p><span style="font-family: 'Tekton Pro Ext'; font-size: small;">Adanya adalah Mutlak </span></p>
<p><span style="font-family: 'Tekton Pro Ext'; font-size: small;">Ia satu-satunya kenyataan </span></p>
<p><span style="font-family: 'Tekton Pro Ext'; font-size: small;">Ada adalah tak tampak mata </span></p>
<p><span style="font-family: 'Tekton Pro Ext'; font-size: small;">Gaib, misterius, samar </span></p>
<p><span style="font-family: 'Tekton Pro Ext'; font-size: small;">Karena yang ada mutlak itu Tunggal </span></p>
<p><span style="font-family: 'Tekton Pro Ext'; font-size: small;">Yang Tunggal adalah kebenaran </span></p>
<p><span style="font-family: 'Tekton Pro Ext'; font-size: small;">Kebenaran mutlak karena tak ada kebenaran yang mendua </span></p>
<p><span style="font-family: 'Tekton Pro Ext'; font-size: small;">Tan Hana Dharma Mngrwa </span></p>
<p><span style="font-family: 'Tekton Pro Ext'; font-size: small;">Jadi Sang Hyang Tunggal adalah Kebenaran </span></p>
<p><span style="font-family: 'Tekton Pro Ext'; font-size: small;">Sang Hyang Tunggal adalah Samarnya SEMAR </span></p>
<p><span style="font-family: 'Tekton Pro Ext'; font-size: small;">Samar adalah aspek sifat dan Nama </span></p>
<p><span style="font-family: 'Tekton Pro Ext'; font-size: small;">Samar ada pada SEMAR </span></p>
<p>Semar (pralambang ngelmu gaib) &#8211; kasampurnaning pati.</p>
<p><img src="http://karatonsurakarta.com/semar1.gif" alt="" width="196" height="226" /></p>
<p>Gambar kaligrafi jawa tersebut bermakna :</p>
<p>Bojo sira arsa mardi kamardikan, ajwa samar sumingkiring dur-kamurkan Mardika artinya &#8220;merdekanya jiwa dan sukma&#8221;, maksudnya dalam keadaan tidak dijajah oleh hawa nafsu dan keduniawian, agar dalam menuju kematian sempurna tak ternodai oleh dosa. Manusia jawa yang sejati dalam membersihkan jiwa (ora kebanda ing kadonyan, ora samar marang bisane sirna durka murkamu) artinya : &#8220;dalam menguji budi pekerti secara sungguh-sungguh akan dapat mengendalikan dan mengarahkan hawa nafsu menjadi suatu kekuatan menuju kesempurnaan hidup&#8221;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://simadugan.com/2009/09/semar-filosofi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

