Posts tagged wayang
Budaya dan Seni Indonesia
Jan 18th
Indonesia kaya dalam seni dan budaya yang berkaitan dengan agama dan tradisi kuno dari zaman awal migran dengan pikiran Barat yang dibawa oleh para pedagang Portugis dan penjajah Belanda. Prinsip-prinsip dasar panduan hidup yang mencakup konsep gotong-royong atau “gotong royong” dan konsultasi atau musyawarah “untuk mencapai konsensus atau” mufakat “Berasal dari kehidupan pedesaan, sistem ini masih sangat banyak digunakan dalam kehidupan masyarakat di seluruh negara.
Meskipun sistem hukum didasarkan pada kode pidana Belanda lama, kehidupan sosial serta upacara adat didasarkan pada atau “adat” hukum yang berbeda dari daerah ke daerah. “Adat” hukum memiliki dampak yang mengikat kehidupan dan Bahasa Indonesia dapat disimpulkan bahwa undang-undang ini telah memainkan peranan dalam mempertahankan hak-hak yang sama bagi perempuan dalam masyarakat. Pengaruh agama pada masyarakat yang berbeda-beda jelas dari pulau ke pulau. More >
PETRUK
Nov 14th
Lahir dengan nama Bambang Penyukilan, seorang ksatria sakti yang hidup pada jaman Dunia Wayang masih bergema kejayaan negri Maespati, ratusan warsa sebelum kejayaan Prabu Rama dari negri Ayodya. Tidak begitu jelas asal usul Bambang Penyukilan. Ada yang mengatakan dia adalah keturunan bangsa Raksasa, anak seorang pertapa sakti Begawan Salantara. Tapi yang paling banyak dipercaya orang, dia adalah seorang keturunan raja Jin, Prabu WelGeduwelBeh dan permaisuri dari bangsa Gandarwa.
Yang jelas, dikisahkan kemudian Bambang Penyukilan tumbuh menjadi ksatria yang sakti tanpa tanding, juga kaya, sehingga timbul watak sombongnya, untuk membuktikan bahwa dialah yang paling sakti di seluruh Dunia Wayang. Takdir mempertemukannya dengan seorang ksatria sakti lain bernama Bambang Sukati. Seorang sakti dari bangsa Gandarwa, yang kebetulan juga memiliki sesumbar yang sama dengan Panyukilan.
Begitu lama keduanya bertempur. Sama sakti, sama kuat, keduanya sama-sama luka parah, badan mereka hancur, muka mereka tak lagi setampan sebelumnya.
SEMAR (asal-usul)
Sep 1st
Wayang Purwa adalah perlambang kehidupan manusia di dunia i
ni. Pada intinya, wayang berasal dari dewa-dewa bernama Hyang Manikmaya (Betara Guru) dan Hyang Ismaya (Semar). Mereka adalah putera dari Hyang Tunggal. Hyang Tunggal tidak diwujudkan dalam wayang. Kedua putera itu muncul secara bersamaan dalam bentuk cahaya. Manikmaya bercahaya bersinar-sinar. Ismaya bercahaya kehitam-hitaman. Kedua cahaya ini berebut untuk mendapatkan status sebagai yang tertua diantara mereka.
Kemudian Hyang Tunggal bersabda, bahwa yang tertua adalah cahaya yang kehitam-hitaman, tetapi diramalkan bahwa dia tak dapat berjiwa sebagai Dewa Ia diberi nama Ismaya. Karena ia memiliki sifat sebagai manusia maka dititahkan More >

